Rabu, 02 Mei 2012

Rumah Adat Melayu Ketapang

Rumah Adat Melayu Ketapang - Rumah Adat Melayu Ketapang, dari Kota Ketapang dengan mengendarai mobil ataupun motor, bisa ditempuh dalam waktu sekitar 10 menit, Kondisi jalan juga sudah mulus dan tempat parkir juga luas. Diobjek wisata Rumah adat Melayu ini masyarakat selain dapat menikmati pemandangan ciri khas rumah adat melayu yang terbuat dari kayu, kita juga dapat duduk-duduk santai di tepian sungai sambil menikmati pemandangan indah yang ada disekitar rumah adat tersebut.
Sebagai daerah yang memiliki kekayaan seni dan budaya,Kabupaten Ketapang menyimpan potensi besar dalam obyek wisata seni dan budaya. Salah satu obyek wisata yang menyimpan potensi cukup besar adalah Rumah adat Melayu. Rumah kayu atau rumah kampung pada suatu masa dulu boleh dikatakan tidak asing bagi orang Melayu.

Masyarakat mengatakan Terlebih dengan bertambah lagi sarana wisata di tanah kayong ini yaitu Rumah Adat Melayu. Rumah adat bercorak melayu ini adalah satu padepokan seni dan budaya melayu yang letaknya tak jauh dari Kota Ketapang, kira kira 2 km dari kota Ketapang, tepatnnya di kelurahan Mulia Baru Kec. Delta Pawan.


Hembusan angin begitu terasa ketika memasuki kawasan rumah adat melayu ini. Rumah adat melayu ini adalah sebuah obyek wisata yang menjadi alternatif warga Kota Ketapang untuk sekedar melepaskan kepenatan dari rutinitas yang dilalui. Tiupan angin sepoi-sepoi, semakin membuat betah untuk berlama-lama disini, terutama bagi orang yang mengagumi keindahan.

Pada sore hari terlebih lagi pada hari Minggu biasanya, di sepanjang lokasi wisata tersebut terlihat ramai pengunjung yang menikmati pemandangan yang memang mengagumkan. Juga tampak beberapa pasangan muda-mudi berjalan dan duduk santai disepanjang rumah adat tersebut, sembari menikmati pemandangan dibawahnya karena rumah adat melayu ini cukup tinggi. Di sudut lain, terlihat beberapa pemuda dengan diselingi senda gurau bermain sepakbola di halaman berpasir sekitar lokasi rumah adat melayu. Ada pula sekelompok orang yang ternyata lebih serius membahas berbagai program meskipun di lokasi wisata Rumah adat.


Objek wisata ini juga berhadapan dengan sungai dan banyak sekali orang-orang yang duduk santai di atas dermaga kecil sambil memancig dan ada juga pengunjung yang menggelar tikar dan menikmati hidangan bekalan ala kadarnya.

Pariwisata Lingkungan Ketapang

Pariwisata Lingkungan Ketapang - PARADIGMA pariwista telah bergeser. Kalau dulu bertumpu pada pariwisata konvensional yang mengandalkan kegiatan wisata memiliki jumlah yang ke wisata yang lebih ramah lingkungan. Hal itu dikemukakan oleh Kepala Dinas Kebudayaan, pariwisata Pemuda dan olahraga Ketapang Yudo Sudarto. “Pada pariwisata konvensional diperlukan pembangunan sarana dan fasilitas kepariwisataan berskala besar dan mewah, memerlukan tempat-tempat yang dianggap strategis dengan tanah yang cukup luas,” katanya.

Karena itulah dalam pengembangan pariwisata sangat eksploitatif terhadap Sumber Daya Manusia, terumata masyarakat daerah tersebut. Dampak negatif yang ada seperti terjadi degradasi nilai social dan budaya. Begitu juga degradasi nilai moral seperti prostitusi, termasuk prostitusi anak-anak penggusuran penduduk, kemiskinan dan lain sebagainya. Sisi lain, dampak negatif lain yang muncul juga berpengaruh pada lingkungan. Pencemaran, dan kerusakan ekosistem tidak dapat dihindari.

“Sekarang sebagian masyarakat dunia ada yang bergeser pada alternative tourism,” ujarnya.Selain itu pariwisata alternatip seperti ecotourisme menjanjikan lingkungan yang baik. Kualitas hubungan antar manusia yang lebih baik, dapat mendidik masyarakat setempat mengerti tentang lingkungan hidup, sehingga ada upaya untuk terpikir dan bergerak untuk melestarikan lingkungan hidup.

Wisata Kota Ketapang

Wisata Kota Ketapang - PANTAI AIR MATI, merupakan objek wisata yang menarik bagi turis lokal maupun luar negeri. terdapat di hutan mangrove Pantai Air Mati Ketapang, Kalimantan Barat, di Pantai Ari Mati terdapat berbagai tumbuhan hutan bakau seperti :
Api-api (Avicenia),
Bogem (Sconneratia alba),
Bakau (Rizophora mucronata dan Rizophora apiculata),
Tancang (Bruguirea sp),
Nyirih (Xylocarpus granatum),
Nyuruh (Carberaodolam), dan
Nipah (Nypa fructicans)
Tumbuhan itu hidup subur di pantai tersebut.
Aneka jenis tumbuhan yang hidup di hutan bakau sangat menarik untuk dipelajari, sehingga dapat dijadikan objek wisata.

Tumbuhan lain seperti Hibiscus tiliaceus (Waru laut) Terminalia catappa ( pohon Ketapang) Cocos nucifera (Kelapa) Pandanus tectorius (Pandan), Ipomea pres-caprae
(Ubi pantai), nibung (Oncosperma tigillaria) yang terdapat di obyek wisata Pantai Air Mati.

Tidak hanya penampilan pantai dengan pasir, angin, ombak, tetapi tumbuhan, flora, fauna dan kehidupan nelayan setempat menjadi daya tarik wisata asing maupun lokal.
Kawasan Pantai Air Mati juga menjadi tempat aktivitas para nelayan untuk membuat belat, memperbaiki kapal dan sampan serta transaksi ikan di kawasan pantai tersebut.

Di kawasan sungai dan muaranya terdapat ikan Sembilang yang mempunyai nilai ekonomi tinggi di Ketapang.Demikian juga ikan Kakap Putih, Ikan Belana,juga banyak terdapat di kawasan pantai tersebut.
Kawasan hutan bakau merupakan tempat bertelur dan membesarkan aneka jenis anak ikan. Kawasan tersebut merupakan kawasan subur.Obyek wisata Pantai Air Mati dapat menjadi obyek wisata ekoturisme akan lebih kaya dengan menampilkan aneka jenis tumbuhan dan biotanya.
 

Copyright 2012 Kota Ketapang Seo Elite by Ketapang | Noped